Widget Recent Post No.

Breaking

Post Top Ad

12/22/2017

Pengertian Advokasi dan Advokasi Mahasiswa #MenjadiAdvokasiSejatiMenginspirasi

Mahasiswa adalah seorang yang menuntut ilmu di sebuah perguruan tinggi atau setingkatnya, yang tentunya berbeda dengan siswa. Mahasiswa memiliki tanggung jawab yang lebih besar, tanggung jawab, identitas, dan kepedulian yang lebih kongkret daripada semasa siswa. Hal ini tercermin dalam Tri dharma perguruan tinggi yang menyatakan mahasiswa itu harus melakukan pendidikan, penelitian, dan yang terakhir pengabdian masyarakat. 


Mahasiswa dalam kehidupan kampus sudah tentu setiap hari berkutat dengan proses pendidikan dan beberapa sudah biasa dengan penelitian, setidaknya ketika skripsi seorang mahasiswa harus melakukan penelitian. Akan tetapi untuk point yang ketiga jarang mahasiswa yang sadar akan tanggung jawabnya terhadap pengabdian masyarakat. Berbicara tentang pengabdian masyarakat sebenarnya banyak yang dapat dilakukan seperti bakti sosial, membantu sesama teman yang butuh bantuan, membela kepentingan masyarakat umum atau masih banyak lagi yang lainnya.

Kegiatan-kegiatanseperti ini di dalam kehidupan kampus biasa disebut “advokasi”,advokasi adalah sejumlah tindakan yang dirancang untuk menarik perhatian masyarakat pada suatu isu, dan mengontrol para pengambil kebijakan untuk mencari solusinya. Advokasi itu juga berisi aktifitas-aktifitas legal dan politis yang dapat mempengaruhi bentukdan praktik penerapan hukum. Inisiatif untuk melakukan advokasi perlu diorganisir, digagas secara strategis, didukung informasi,komunikasi, pendekatan, serta mobilisasi (MargaretSchuler, Human Rights Manual).

Advokasi indetik dengan kerja keras dan dapat menjadi sesuatu yang memberatkan pikiran kita. Namun, advokasi memberika semangat untuk membelakebenaran dan melawan ketidakadilan yang didapatkan di kampus.Walaupun begitu, sebenarnya apa arti dari advokasi itu sendiri.Berdasarkan dalam kamus hukum, kata advokasi adalah kata kerja darikata benda advocaat (belanda) yang berarti penasehat hukum, pembelaperkara atau pengacara. Advokasi sendiri bisa diartikan sebagaiproses pembelaan suatu perkara dalam koridor hukum yang berlaku. Adabeberapa jenis pembedaan advokasi, yaitu :


  • 1.     Advokasilitigasi – non litigasi (pengadilan – di luar pengadilan)
  • 2.     Advokasikasus – non kasus (kebijakan)
  • 3.     AdvokasiPengorganisasian – Legislasi ( Atas – bawah )
  • 4.     Advokasipemenuhan hak asasi,politik – ekonomi, sosial, budaya

Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa advokasi lebih merupakan suatu usaha sistematik dan terorganisir untuk mempengaruhi dan mendesakkan perubahan dengan memberikan sokongan dan pembelaan terhadap  kaum lemah. Advokasi sendiri meletakkan korban kebijakan sebagai subjeknya, boleh menjadi alat siapa saja yang ingin memperjuangkan perubahan kebijakan untuk tegaknya keadilan social,bermain dalam arena politik tanpa harus menjadi politisi,membutuhkan daya cipta dan imajinasi yang tinggi, 

Sehingga advokasi juga merupakan suatu proses komunikasi yang terencana untuk mendapat dukungan dan keputusan sehingga masalah bisa dipecahkan. Advokasi sendiri merupakan suatu ilmu dan seni. Walaupun merupakan suatu ilmu, advokasi sendiri dari sudut pandang keilmuan tidak memiliki formula yang baku. Keberhasilan dalam beradvokasi dapatdiperoleh jika direncanakan secara sistematis.

Dalam mengampu peran-peran advokat, seorang advokat tidak boleh bertindaksembarangan. Dia harus memperhatikan hal-hal seperti bekerja secaraprofesional, membela kebenaran dan keadilan, khususnya bagi kaum yangtertindas. Walaupun posisi kita hanya sebagai mahasiswa bukan sebagaiadvokat. Namun, kita bisa menjadi seorang advokat di kampus.

Advokasi jika dikaitkan dalam skala masalah yang dihadapi bisa dikategorikan kepada 3 jenis yaitu (1) Advokasi diri, yaitu advokasi yang dilakukan pada skala lokal dan bahkan sangat pribadi (2) Advokasi kasus, yaitu advokasi yang dilakukan sebagai proses pendampingan terhadap orangatau kelompok yang belum memiliki kemampuan membela dirinya dan kelompoknya (3) Advokasi kelas, yaitu sebuah proses mendesakkan kebijakan publik atau kepentingan satu kelompok masyarakat (dalam halini pelajar dan remaja) dengan tujuan akhir terwujudnya perubahansistematik yang berujung pada lahirnya kebijakan yang melindungi atau berubahnya legislasi yang dianggap tidak adil. Lalu bagaimana dengan advokasi yang dilakukan di kampus, advokasi yang ada di kampus bisa dilakukan dengan cara mengadvokasikan biaya spp yang dikira masih mahal untuk mahasiswa ataupun adanya ketidakadilan yang dilakukan oleh pihak kampus kepada para mahasiswa, baik yang dirasakan oleh seluruh mahasiswa maupun sebagian mahasiswa. Jika salah satu temanseperjuangan kita mendapatkan ketidakadilan, maka kita wajib membelaagar kebenaran dan keadilan serta kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh mahasiswa.

Dalam dunia pendidikan, kita yang sudah membayar uang kuliah tentu memiliki hak untuk menerima bahan kuliah yang sesuai dengan prosedur yangjelas. Selain itu, fasilitas yang memadai juga harus didapatkan oleh mahasiwa, karena melihat dari ruang kuliah ada beberapa fasilitas penunjang yang tidak memadai contohnya seperti yang ada , dimana ada sedikit kerusakan pada LCD, lalu ada AC yang juga tidak menyala. Hal-hal yang seperti itulah yang mengganggu proses perkuliahan dan mempengaruhi suasana perkuliahan. Selain itu,fasilitas lainnya ada pada kamar mandi  yang tidak ada lampunya dan keran air yang rusak.

Dari sekian permasalahan yang ada di kampus mungkin masalah UKT yang masih menjadi perbincangan dan menjadi penolakan dari para mahasiswa.Kenapa UKT di tolak? Karena UKT dinilai memberatkan mahasiswa serta besar UKT yang harus dibayarkan tiap semester dengan jumlah yangsama. Biaya UKT jurusan ilmu kesejahteraan keluarga  adalah 4,1 juta rupiah yang harus dibayarkan tiap semester, jika 4,1 juta dikalikan dengan jumlah semester yang diambil contohnya 8 semester totalnya adalah 32,8 juta rupiah. Biaya UKT seperti ini lebih mahal dari biaya yang biasa, dimana pada hanya awal semester saja yang mahal dan seterusnya biaya kuliah lebih murah.  Hingga saat ini Biaya UKT masih menjadi prodan kontra didunia perkuliahan.

Lindia Fauziah

Kelompok 19_Spektrum

#PAMUNJ2016

#MenjadiAdvokasiSejatiMenginspirasi

No comments:

Post a Comment

Pages